Berikut email dari teman baru, mba Julia….
Ass. Wr. Wb.
Pagi mbak izha….salam kenal dulu dech, namaku yulia seorang istri dan ibu dari 1 orang anak laki-laki, bekerja n seneng usaha juga loh.
Mbak izha yang cantik dan super sibuk … boleh ndak aq dijelaskan tentang TDA Comunity itu loh …aq masih belum jelas nich
Thank
salam kenal,
Julia
Wa’alaikum salam mba Julia… senang bisa berkenalan.
Tentang komunitas TDA, mungkin saya tidak banyak bisa menguraikan secara detail karena saya bukan siapa2 di komunitas ini, dan saya baru 1 tahun bergabung, tapi anda bisa membaca2 di portal www.tangandiatas.com atau bisa menyimak ceritanya sejak awal berdirinya di blog pak roni, foundernya, di www.roniyuzirman.com ataupun blog rekan2 TDA yang lain yang bisa anda link di blogroll member TDA.
Saya sebenarnya hanya volunteer saja, karena prinsip2 yang terserap dalam komunitas ini sangat sesuai dengan kepribadian dan kepercayaan saya sehari2.
Menurut saya, komunitas seperti TDA ini sangat diperlukan dalam kehidupan berbisnis perseorangan yang membutuhkan networking yang luas. Kalau kita bekerja/berbisnis dengan banyak dukungan tentu akan lebih ringan melangkah, disitulah letak strategis komunitas seperti TDA ini, dimana mengalang networking yang saling memberi support tentu secara langsung ataupun tidak langsung akan mempercepat proses kesuksesan kita dalam berbisnis.
Sampai saat ini TDA adalah salah satu komunitas yang paling memberi nuansa positif dalam dunia kewirausahaan saya, dan terlihat sekali pengurusnya saat ini sangat serius menggalang networking yang dapat diambil manfaatnya bagi semua member.
Maka, untuk memberi imbal balik dari apa yang saya dapat dari TDA, saya sekarang menjadi sukarelawan/volunteer kegiatan2 tda di semarang, membantu menebarkan nuansa positif itu ke seluruh kalangan yang semampu saya berikan. Terutama kepada para pemula2 bisnis seperti saya di semarang, tempat saya berdomisili saat ini, yang ingin memulai usaha dan mengembangkan usaha…yang tentunya jg diharapkan menghasilkan tambahan pendapatan…
“Kalau sebatang lidi mudah patah,maka saat bersatu menjadi sapu lidi kekuatannya tentu akan lebih kokoh…”
ya itu analogi yang biasa saya gunakan untuk mendefinisikan kekuatan dalam komunitas ini. Maka prinsip dalam TDA yaitu bersama menebar rahmat dapat benar2 terealisasi dalam komunitas bisnis saya di semarang.
Jadi, mba Julia, singkatnya TDA adalah komunitas bisnis yang prinsipnya adalah membangun networking untuk kesejahteraan bersama, dan para membernya “wajib” memahami makna dari “bersama menebar rahmat” dan hight trust community, disini member memahami “memberi” lebih diutamakan dari “menerima”, maka dari itulah disebut komunitas TDA (Tangan di Atas) sehingga semua member diharapkan selalu ingin memberi daripada menerima.
Semoga apa yang saya uraikan cukup memberikan penjelasan tentang TDA.
Salam
izhayusmal
owner cozee outlet, jl tirto agung raya no 50 pedalangan semarang
Desember 19, 2008 -
Ditulis oleh
izhayusmal |
TDA, TDA-semarang |
|
Belum Ada Tanggapan
Belum ada komentar.