Izhayusmal’s Weblog

Belajar bisnis dengan hati dan intuisi…..that’s what every woman capable of…. wanna learn how? check out my site,then..

Sosialisasi Pestipal Angkringan 2008, Radio Suara Sakti

 

 

Dalam rangka mensosialisasikan event Pestipal Angkringan 2008, kami diundang Radio Suara Sakti Semarang (105.2FM) dalam bincang2 entrepreneur dan bisnis, hari kamis, 3 April 2008.

 

  

Saya dan Pak Tito sebagai perwakilan panitia Pestipal Angkringan 2008, diberikan waktu untuk mempromosikan event ini selama satu jam, dari jam 9.00 sampai 10.00wib. Selain itu, kami juga berkesempatan mengenalkan komunitas TDAsemarang dan mitra kami komunitas JRU kepada masyarakat semarang, yang ternyata menurut host acara, pak Doni, sudah lama dinanti-nantikan oleh masyarakat semarang yang menginginkan sarana komunikasi dan komunitas yang dapat bermanfaat dalam memulai berwirausaha. 

Wawancara berlangsung sangat hangat dan santai, dan disertai gelak tawa dan canda. Antusias pendengar pun cukup baik, bahkan sampai akhir acara masih sempat menerima telpon dan sms dari pendengar setia Radio Suara Sakti, yang beragam bentuk pertanyaannya.

 

Semangat berwirausaha masyarakat semarang, tentunya harus disikapi dengan dukungan.  Dipundak para wirausaha inilah tonggak perekonomian daerah dan bangsa akan terangkat.  Daripada mengharapkan bantuan dari pihak lain yang tak kunjung datang, bukankah lebih baik kita memulainya dari usaha kita sendiri walau dari hal kecil sekalipun. 

 

Para pelaku usaha selayaknya saling bergandengan tangan, bersinergi bersama2 membentuk kekuatan yang saling mendukung satu sama lain…nah, disitulah keterlibatan komunitas bisnis TDA akan berfungsi, dimana semangat berbisnis yang “action oriented”, menjiwai nilai “bersama menebar rahmat” dilengkapi keyakinan  ”silaturahmi membawa rezeki” akan memberikan dampak yang cukup berarti. 

 

Dengan komunitas yang memiliki semangat dan visi yang sama, kebersamaan yang terjalin diharapkan akan meringankan kesulitan yang selama ini ditangani sendirian… dan kelak halangan2 bisa menemukan solusinya, sehingga sesuatu yang tidak mungkin akan menjadi mungkin dilakukan. Selama ada kemauan, pasti akan ada jalan…. Tinggal tergantung individunya saja…memilih menjadi “pelaku” atau hanya sebagai “pengamat” saja..? (Baca:  Doers vs Watchers)

 

 

If there’s a will, there will be a way… Realize that whatever you desire is already available to you

 

 

Salam

Izha Yusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

April 13, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | Pestipal Angkringan, TDA, TDA-semarang | | & Komentar

Persepsi Perkataan

 
In everyone's life, at some time, our inner fire goes out. 
It is then burst into flame by an encounter with another human being.  
We should all be thankful for those people who rekindle the inner spirit.
 
- Albert Schweitzer 

 

A little encouragement can go a long way and as Babe Ruth once said,
"It's hard to beat a person who never gives up."

 

Kita tidak selalu berfikir akan efek dari perkataan kita terhadap orang lain.  Perkataan kita memiliki kekuatan dan apapun yang kita ucapkan memiliki pengaruh positif dan negatif terhadap orang-orang disekitar kita.

 

Ada sebuah cerita tua yang menceritakan sekumpulan katak yang pergi berlompatan melewati hutan suatu hari, dimana ada dua diantaranya yang tiba2 terjatuh dalam sebuah sumur.  Seluruh katak lain berkumpul disekitar lubang untuk melihat kebawah kepada dua katak yang terjatuh.  Mereka kemudian mulai merasakan sedih dan berujar “sumur ini terlalu dalam!” ujar seekor katak.  Seekor katak lain dengan sedih berujar “tidak mungkin mereka bisa keluar dalam sumur ini hidup-hidup”.

 

Lalu kedua katak yang terjatuh itu mulai melompat untuk berusaha keluar, namun rekan2nya yang melihat itu segera berteriak kepada keduanya untuk menghentikan saja kesia-siaan itu dan menunggu saja saat kematian mendatanginya.  Salah satu diantara kedua katak yang berusaha itu akhirnya menghentikan usahanya dan menerima keadaan sambil terus menangis, meratapi dan kemudian mati.

 

Seekor katak lagi terus berusaha melompat dan melompat semakin semangat walau rekan2nya di atas memintanya untuk berhenti dan menyimpan tenaganya agar tidak semakin menderita atas kegagalan2 dalam setiap lompatannya.

 

Akhirnya, katak itu melompat lebih kuat dari sebelumnya dan dengan pandangan terkejut dari rekan2nya yang lain katak itu berhasil melompat keluar dari sumur itu.  Salah seekor katak bertanya padanya, “kenapa kamu terus melompat padahal kami selalu berteriak padamu untuk menghentikannya?”.  Setelah beberapa kali ditanyakan hal yang sama, katak yang selamat itu akhirnya menjelaskan bahwa dia tuli dan bahwa selama ia didalam sumur telah menyangka teriakan2 rekan2nya adalah ungkapan penyemangat bagi dirinya untuk terus berusaha melompat

 

Perkataan kita terhadap orang lain memiliki kekuatan untuk menyakiti ataupun menyembuhkan. Dan cerita ini menggambarkan persepsi perkataan yang positif dan negatif berpengaruh besar terhadap perjuangan dalam mencapai kesuksesan.

 

Di lain pihak, pembelajaran dalam cerita ini bahwa setiap kesulitan dan benturan dalam hidup kita, tentu kita memiliki pilihan untuk bersikap, apakah kita akan menjadi orang yang terhanyut dalam kesulitan itu atau kita bangkit untuk menjadi individu yang produktif.

 

Semoga bermanfaat

 

Izha yusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

 
* Ditranslate dari sebuah cerita motivasi “Are You a Croaker or A Leaper?”, By Pamela Perry Blaine 
 

 

April 11, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | Uncategorized | | Belum Ada Tanggapan

Bisnis Penyelenggara acara

Sehubungan dengan proyek Pestipal Angkringan  yang akan digelar tanggal 19-20 April 2008 besok, teori dan referensi mengenai bagaimana mengelolanya dari beberapa sumber, akan saya ulas sedikit, sehingga dapat menjadi pembelajaran bagi rekan2 yang ingin memulai bisnis ini. 

Bisnis jasa ini lebih dikenal dengan nama Event Organizer (EO).  Seperti namanya, bisnis ini memberikan jasa untuk menyelenggarakan acara, dengan menawarkan sebuah ide dan kreativitas yang dikemas dalam suatu kegiatan sesuai dengan tujuan yang diinginkan klien, apakah itu acara perkantoran, pesta ulang tahun, perkawinan, seminar, ataupun bazaar dan pameran. Untuk saat ni saya akan mengulas secara spesifik mengenai EO dalam menyelenggarakan bazaar dan pameran. 

Kegiatan bazaar dan pameran merupakan kegiatan yang kini semakin marak diselenggarakan di kota2 besar, yang bertujuan untuk mepromosikan program sekaligus menjual produk.  Dalam Pestipal  Angkringan, kegiatan pameran diberi tema “gelar produk wirausaha UMKM” dimana para usahawan bisa mempromosikan produk2nya. 

Pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan:

  1. Teknik merancang pameran yang menarik pengunjung.  Keberhasilan acara ini adalah pengunjung membludak dan terjadi transaksi penjualan yang tinggi
  2. Cara menyelenggarakan acara pameran, yaitu mulai dari persiapan, penyelenggaraan dan penutupan.
  3. Jaringan kerja (networking), meliputi hubungan dengan pendukung acara (seminar, lomba, hiburan) dan subkontraktor (perusahaan penyewaan alat-alat pesta, partisi)
  4. Memasarkan stand pameran sesuai dengan target
  5. Mencari sponsor utama atau pendukung

Modal Yang Diperlukan

Lain halnya dengan penyelenggaraan acara yang lain, pameran dan bazaar membutuhkan modal yang cukup besar, karena menyangkut penyewaan ruangan yang biasanya meminta uang pemesanan jauh-jauh hari.  Bahkan uang muka dan pelunasan sebelum acara berlangsung.  Namun anda bisa juga mendapatkan kepercayaan pemilik ruangan/lokasi acara untuk membayar pelunasan setelah acara berlangsung.  Disanalah letak strategis networking anda.Selain itu, untuk meningkatkan kepercayaan orang, sebaiknya perusahaan harus mempunyai kantor yang representative.  Anda harus memeiliki modal untuk menyewa atau membeli sebuah kantor, selain modal untuk perlengkapan kantor, kerja dan operasional. 

Kiat menjalankan usaha

  1. Buatlah organisasi kerja.  Tenaga kerja tetap yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini cukup 3-4 orang. Yang bekerja sejak perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan.  Namun karena usaha ini adalah menjual stand, sebaiknya rekrut tenaga pemasaran dengan system komisi.  Tenaga kerja tambahan dibutuhkan pada saat hari H (pelaksanaan) untk membantu memperlancar acara, seperti penerima tamu/informasi dan keamanan.
  2. Urus izin usaha maupun penyelenggaraan setiap pameran atau bazaar kepada lingkungan dan instansi terkait.
  3. Buat rencana kerja yang teratur dan detail.  Penyelenggara pameran atau bazaar bisa atas ide perusahaan atau permintaan klien.  Tentu saja akan lebih mudah melakukan penyelenggaraan pameran /bazaar atas permintaan klien karena dana sudah tersedia.  Sebaliknya bila atas ide sendiri, konsep harus jelas (acara, tempat dan waktu), pelaksanaan pekerjaan harus lebih terencana dan modal harus mencukupi.
  4. Buat proposal tentang konsep bazaar/pameran.  Proposal ini mencakup latar belakang, tujuan, acara, waktu dan tempat penyelenggaraan serta harga dan fasilitas stand.  Proposal merupakan alat bantu untuk memasarkan pameran/bazaar.
  5. Follow up dari proposal kepada sponsor maupun calon klien terhadap rancangan maupun anggaran.
  6. Selain emasarkan stand, cari sponsor utama (jika tiidak ada pemberi pekerjaan_ dan sponsor pendukung, baik berupa dana tunai, fasilitas/barang dan publikasi (membantu menginformasikan adanya acara pameran)
  7. Buat konsep publikasi acara untuk menjaring pengunjung sekaligus pengisi stand dan acara.  Publikasi bisa dalam bentuk leaflet/poster dan spanduk atau iklan di media cetak, radio dan TV.
  8. Jalin kerjasama dengan berbagai pihak yang terkait dengan penyelenggaraan acara, seperti pemberi kerja/sponsor dana/barang, dan pemasok(pemilik ruangan, penyewaan alat2 pesta/kantor, partisi, penyedia tenaga kerja)
  9. Buat kontrak kerja sama berupa hak dan kewajiban berbagai pihak, seperti dengan pemberi kerja, sponsor, pemasok, dan penyedia tenaga kerja.
  10. Siapkan dan selenggarakan acara sesuai konsep.
  11. Berikan pula penambah daya tarik pengunjung untuk berlama2 dalam arena event, bisa berupa doorprze, seminar, demo masak atau lomba2.  Sehingga kondisi dan situasi dalam arena event dapat tetap hidup dan meningkatkan daya tarik pengunjung yang lain.

  Semoga bermanfaat,  

Izha yusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

sumber dari beberapa referensi, salah asatunya dari buku “101++ide jitu peluang usaha”, Tim Gemini Writer

April 2, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | Pestipal Angkringan | | & Komentar

The future is bright by positive mind

The future is bright.

Because the future is created by positive people.

Those who are negative make a lot of  noise about how bad things are.

Those who are positive quietly and steadily make a lot of real improvements and contributions to life.

There are always problems and there are always challenges.

And there are always people willing to transform those challenges into great opportunities.

Those who have the courage, commitment and discipline to follow their own best dreams, 

bring the rest of the world along with them.

Those who choose to do the best they can with what they have, create a better life for everyone.

For every high-profile guru of doom who wails about how hopeless and unfair life is,

there are millions of others working tirelessly to make life better than ever.

For every frightening crisis that is breathlessly reported,

there are millions of real, meaningful success stories that don’t get noticed,

but that do have enormous positive influence.

Negative people obsess over the past while positive people work their way eagerly toward the future.

 

Life gets better and better when you choose to make it so, and the future is bright  indeed.

 

 

Semoga bermanfaat

 

wassalam

izha yusmal http://izhayusmal.wordpress.com

 

PS. Thanks to my friend, wilver, that has choosen to inspire others through words. 

Maret 29, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | inspiring words | | Belum Ada Tanggapan

Otak kanan-otak kiri…apa bedanya?

                Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya.  Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan.  Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun  kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta.

                Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri merupakan ciptaan Allah, maka ada baiknya kita masing2 membuka diri untuk menyelami dan menghayati keperbedaan ini, dengan sikap yang positif.

Untuk memahami fungsi otak kita, saya coba uraikan sebagai berikut:

Otak kanan -- KREATIF — Bentuk, Intuisi, Lagu &musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, Menghayal

Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, Matematika, Logika, Angka2, Urutan2, Penilaian, Analisis, Linier

(sumber dari seminar optimalisasi potensi diri by Yusef J Hilmi, solo maret 2008)

 

                      Dari penjabaran diatas, kita dapat simpulkan betapa perbedaan “bahasa” diantara kedua sisi otak kita adalah tidak sama.  Seorang yang memilih jurusan, profesi atau pekerjaan berdasarkan kemampuan otaknya dalam mencerna “bahasa” pikiran, tentunya telah terbiasa menggunakan bagian otaknya (kanan atau kiri) sehingga bagian tersebut lebih banyak berperan dalam kehidupannya sehari-hari.  Sehingga  adalah kurang tepat, bila serta merta seorang seniman musik dipaksakan bekerja untuk menghitung angka2, rumus2 dan analisa.  Demikian juga sebaliknya, adalah kurang tepat bila serta merta seorang financial analisis dipaksakan bekerja untuk hal2 yang bebahasa symbol, imajinasi dan gambar abstrak. 

Selayaknya kita menganggap kecenderungan ini bukan sebagai suatu kelemahan, tapi justru menjadi suatu kelebihan pada tiap individu.  Kelebihan yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan KEKUATAN dalam diri individu itu sendiri. .

  

Bayangkan bila kedua kekuatan ini dapat digunakan secara adil, seimbang dan harmonis dalam suatu frame kehidupan atau kemitraan, akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, karena tentunya bisa saling mengisi dan saling melengkapi.  Penyeimbangan antar kedua fungsi otak kanan dan kiri inilah yang akan memberikan kontribusi pemikiran yang lebih  baik daripada pemikiran yang hanya condong pada satu sisi otak saja.  Namun sebagai individu yang berbeda, tentunya kendala2 pemahaman “bahasa otak” akan sedikit mengalami adaptasi, dan hal ini dapat diatasi bila kedua pihak saling bertoleransi dan berpikiran positif.

                Dengan memahami fungsi otak dan kecenderungan penggunaannya bagi tiap individu ini, diharapkan kita mampu mengenal karakter dan kemampuan orang lain yang berinteraksi dengan kehidupan kita.  Baik itu teman, sahabat, karyawan, teman bisnis, pembantu rumah tangga, anak, tetangga, mertua, pasangan kita…siapa saja.  Sehingga di setiap benturan2 yang terjadi dalam hubungan antar manusia yang satu dengan lainnya, dapat kita sikapi sebagai suatu perbedaan yang positif.

   

 

Semoga bermanfaat,

Wassalam

Izha yusmal

Maret 27, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | Uncategorized | | & Komentar

Doers VS Watchers

Translate dari artikel yang menarik untuk dibaca, temukan dimana posisi anda?  

Pelaku VS Pengawas  (Doers vs. Watchers)  

Seorang jendral, Jackson, menemukan dirinya bersama pasukannya berada pada satu sisi sebuah sungai, disaat seharusnya ia berada di sisi yang lain.  Setelah memerintah insinyur-insinyur bawahannya untuk merencanakan dan membangun jembatan agar mereka bisa menyebrangi sungai, ia juga memanggil kusir kereta untuk mengatakan bahwa adalah sangat penting untuk menyeberangkan kereta secepat mungkin ke seberang sungai.  

Walau tidak diperintah, sang kusir kereta segera memulai untuk mengumpulkan seluruh batang2 kayu, batuan, dan jeruji pagar yang bisa ditemukan disekitarnya dan segera membangun jembatan sederhana.  Sebelum siang hari, kusir kereta mengatakan pada sang jendral bahwa kereta dan pasukan mereka telah berhasil menyeberangi sungai.  

Jenderal Jackson terkejut dan bertanya pada kusir kereta, dimana para insinyur2 itu dan apa yang sedang mereka lakukan.  Pengendali kereta hanya menjawab bahwa mereka, masih berada di dalam tenda mereka, sedang menggambar rancangan desain sebuah jembatan, tanpa tahu bahwa kereta telah berhasil menyeberangi sungai.    

Sehingga dapat disimpulkan, Dimana ada tiga macam manusia dalam cerita ini:…  

1.  Mereka yang berusaha menciptakan sesuatu terjadi (those who make things happen)

2.  Mereka yang mengawasi sesuatu sedang terjadi, (those who watch things happen)

3.  Mereka yang tidak tahu bahwa sesuatu sedang/sudah terjadi (those who don’t know that anything is happening).  

Setiap manusia berhak menentukan dimana posisi mereka berdiri, hanya saja posisi itulah yang menentukan keberhasilan dan percepatan pencapaian mereka ke depannya.  

Mereka yang berusaha menciptakan sesuatu terjadi (doers) memiliki kesempatan untuk berhasil karena mereka berusaha menyelesaikan masalah2 dihadapannya, sehingga kelak mereka bisa dan siap berada pada posisi ke dua yaitu pengawas (watchers).

Mereka yang tidak tahu bahwa sesuatu sedang/sudah terjadi, karena kurang berinteraksi dengan orang2 di posisi pertama, kehilangan kesempatan untuk belajar dan berhasil dalam menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan (doers) dan sekaligus juga kehilangan kesempatan untuk menjadi pengawas (watchers) karena kurangnya referensi penyelesaian masalah dari orang2 yang berhasil.  

Cerita ini juga menggambarkan, “action” dan “creativity” adalah faktor penentu untuk menciptakan hasil yang diinginkan.  Sehingga menyadarkan saya, bahwa tingkat pendidikan tinggi bukalah jaminan untuk kesuksesan bila kita tidak segera bertindak dan melakukan sesuatu sesegera mungkin.

Semoga bermanfaat dan memberi semangat,  

Wassalam

izha yusmal

http://izhayusmal.wordpress.com      

PS. Profesi dan kejadian dari cerita diatas hanya sebagai ilustrasi dan fiktif belaka.  Tidak ada niat saya untuk mendeskriditkan profesi tertentu.  Cerita tersebut saya dapat dari seorang sahabat yang selalu memotivasi pegawai-pegawai kecil di Dubai, diceritakan dalam bahasa inggris dan kemudian saya translate.  Mohon maaf bila ada yang tidak berkenan, semoga dapat diambil positifnya.

Maret 25, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | inspiring words | | & Komentar

Angkringan sebagai ciri khas budaya jawa.

Sebagai orang yang tidak terlalu paham budaya dan bahasa jawa secara keseluruhan, saya sedikit kesulitan mendefinisikan kata Angkringan dalam kata2 yang dapat di deskripsikan oleh seluruh kalangan di seluruh Indonesia.  Tiap rekan yang juga orang jawa yang saya tanya,  selalu memberikan jawaban yang berbeda-beda dan  multi persepsi, sehingga akhirnya saya temukan definisi yang pas di http://id.wikipedia.org/wiki/Angkringan

Angkringan (berasal dari bahasa Jawa ‘ Angkring ‘ yang berarti duduk santai) adalah sebuah bakulan yang kemudian bertransformasi menjadi gerobag dorong yang menjual berbagai macam makanan dan minuman yang biasa terdapat di setiap pinggir ruas jalan di Jawa Tengah, termasuk di Semarang dan Yogyakarta.  Juga di Solo yang dikenal sebagai warung hik.

Gerobag angkringan biasa ditutupi dengan kain terpal plastik dan bisa memuat sekitar 8 orang pembeli. Beroperasi mulai sore hari, ia mengandalkan penerangan tradisional yaitu senthir, dan juga dibantu oleh terangnya lampu jalan.

Makanan yang dijual meliputi nasi kucing, gorengan, sate usus (ayam), sate telor puyuh, kripik dan lain-lain.  Minuman yang dijualpun beraneka macam seperti teh, jeruk, kopi, tape, wedang jahe dan susu.  Semua dijual dengan harga yang sangat terjangkau.

Meski harganya murah, namun konsumen warung ini sangat bervariasi.  Mulai dari kelas sosial rendah, menengah, bahkan hingga pejabat dan eksekutif.  Antar pembeli dan penjual sering terlihat mengobrol dengan santai dalam suasana penuh kekeluargaan.

Angkringan juga terkenal sebagai tempat yang egaliter karena bervariasinya pembeli yang datang tanpa membeda-bedakan strata sosial atau SARA.  Mereka menikmati makanan sambil bebas ngobrol hingga larut malam – meskipun tak saling kenal – tentang berbagai hal atau kadang berdiskusi tentang topik-topik yang serius.  Harganya yang murah dan tempatnya yang santai membuat angkringan sangat populer di tengah kota sebagai tempat persinggahan untuk mengusir lapar atau sekedar melepas lelah.

Dengan ciri khas ini, angkringan sangat tepat untuk dijadikan tema inti dari kegiatan TDA semarang dan JRU untuk merealisasikan keakraban dan kekeluargaan diantara kami dengan suasana santai namun tetap menjunjung tinggi nilai profesionalisme. 

Saat ini, di arena Gelar Produk wirausaha UMKM dalam Pestipal Angkringan, sebanyak 25% stand yang tersedia telah dipesan, padahal baru 2 hari diumumkan di beberapa komunitas terbatas.  Menandakan antusias masyarakat yang cukup positif terhadap Pestipal Angkringan ini. 

Kepada sedulur2 semua, mohon doa agar segalanya dapat berjalan sesuai rencana dan membawa banyak manfaat bagi semua pihak. 

Wassalam

izhayusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

Maret 20, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | Pestipal Angkringan, TDA-semarang | | & Komentar

Pestipal Angkringan, suatu proyek perdana TDA semarang

angkring_01.jpg  Event Pestipal Angkringan, semarang 19-20 April 2008, gedung Java Design Center,   Jl. Imam bonjol 154-160 semarang

 Pestipal Angkringan adalah suatu event kemitraan perdana antara TDA-semarang dan JRU yang memiliki kesamaan visi sebagai komunitas entrepreneur yang berfokus kepada prinsip memberi manfaat dan menebar rahmat.  Kepedulian terhadap para pengusaha kecil yang terbentuk dalam komunitas angkringan yang semakin lama semakin tergerus arus globalisasi modern, membuat dua komunitas TDA dan JRU sepakat untuk menyelenggarakan suatu event untuk membangkitkan kembali budaya jawa yang khas ini sekaligus sebagai sarana  gelar produk wirausaha kecil dan forum silaturahmi antar dua komunitas TDA dan JRU.

Selain itu, diharapkan dengan kegiatan Pestipal Angkringan ini, ingatan kita akan kehangatan dari kebersamaan akan terus terjaga kelestariannya.  Sehingga akan tercipta sebuah semangat “bagkit” dan “berbagi” dalam lingkungan usaha dan komunitas ini, khususnya bagi TDA Semarang yang sekarang masih dalam proses tersebut. 

Sengaja penggunaan huruf “P” pada judul tema “Pestipal Angkringan”…karena keunikan yang akan terpancar didalamnya.  Seakan memberi nuansa tradisional dan merakyat, sekaligus memberi kesan sederhana dan membumi….walau sesungguhnya event ini dikemas sedemikian rupa sangat detail, sehingga  langsung menarik minat HIPPI (himpunan Pengusaha pribumi) untuk ikut serta berpartisipasi didalamnya.  Tak lupa, ketua KADIN jawa tengah pun, bapak Ir. Solich Edi tidak ketinggalan memberikan dukungannya, bahkan telah memberikan konfirmasi ketersediaanya untuk mendukung event ini sebagai pembuka secara resmi di awal acara.  Alhamdulillah, suatu sinergi yang sangat positif, semoga membawa manfaat dan berkah.

Salam semangat dan sukses selalu….

TDA semarang telah beraksi….

wassalam

izhayusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

owner www.mycozee.com

 

Maret 19, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | My business story, Pestipal Angkringan, TDA-semarang | | & Komentar

Multi Tasking,… unggulan wanita?

Beberapa hari terakhir ini saya sangat disibukkan oleh beberapa hal urusan yang harus saya selesaikan diwaktu yang bersamaan.….bahkan tiap online,  saya bisa chatting dengan 5-8 orang sekaligus…bukan conference yang membahas masalah dan focus tertentu, tapi chatting person to person di 5-8 window chatt sekaligus dengan topik pembicaraan yang berbeda-beda… Tidak jarang saya salah menuliskan beberapa kata jawaban untuk seseorang yang terkirim di window chatt orang lain…heheh…. Salah satu yang terkena imbas adalah pak Roni Yuzirman yang sedang online dan chatt dengan saya, yang jadi terheran2 karena tiba2 saya kasih cibiran :P di tengah2 pembicaraan serius kami…heheh…”ups, salah kirim”..begitu ralat saya… untung saja beliau maklum setelah saya beritahu ada 5 window chatt lain selain dengannya saat itu…heheh…  Beliau hanya berujar ……”multitasking” 

Hmmm…multi tasking, …apa itu? 

Multi tasking adalah suatu kemampuan seseorang untuk focus kepada beberapa hal sekaligus atau kemampuan untuk melaksanakan beberapa tugas sekaligus.   Kenyataannya,  para wanita memang diakui memiliki kemampuan ini dibandingkan para pria.  Dari yang pernah saya baca, telah diteliti secara ilmiah, bahwa diantara otak kanan dan kiri tiap manusia ada semacam jembatan penghubung.  Bagi para pria, jembatan penghubung ini secara alami akan mengalami penyempitan sesuai dengan usia yang semakin bertambah.  Namun hal itu tidak berlaku bagi para wanita, jembatan penghubung itu akan tetap pada ukuran dan dimensinya.  Hal ini menjelaskan kenapa para wanita dapat berkonsentrasi kepada beberapa hal sekaligus dibandingkan pria. Kalau mau jujur, kemampuan multitasking itu memang benar2 dibutuhkan kaum ibu.Mungkin itulah mengapa Allah menciptakan kemampuan multitasking itu lebih condong kepada para ibu….Bayangkan, selagi menggendong si kecil di pundak, tangan kanan memasak, tangan kiri memegang telfon, terhenti sebentar untuk menyuapi makan si kakak, kemudian melanjutkan aktifitas masak dan berbicara di telfon, masih sempat menegur pembantu yang lalai, sambil mendengarkan berita dari radio, dan mata yang tetap menatap layar TV, membuat laporan keuangan, sambil membuat essay ujian….…heheh…terdengar hiperbola ya?  Yah…bisa saja  memang ada seorang ibu yang mampu melakukannya sekaligus,kan?  Saya yakin diluar sana ada super mom yang mampu melakukannya, …kalau saya sih mungkin hanya 4 diantaranya saja…. J  hehe 

Sebenarnya kemampuan multitasking  bukanlah sesuatu yang luar biasa. Saya juga mengenal beberapa pria yang memiliki kemampuan multi tasking, mampu memanage beberapa usaha dan kegiatan sekaligus,  walau biasanya urusan mengurus rumah tangga tidak termasuk dalam daftar kegiatannya….:)….hehe… 

Dan saya semakin menyadari, kemampuan ini seharusnya sudah dibiasakan sejak dini, bahkan sejak usia anak2 …. Karena sesungguhnya, kemampuan itu dapat di asah dan dikembangkan individu masing2, tidak melihat apakah ia wanita ataupun pria.   

Bagi para ibu rumah tangga,…  Sadarilah potensi anda.  Kemampuan multi tasking tidak diciptakan Allah untuk di sia-siakan.  Gunakan kemampuan ini untuk mengoptimalkan urusan2 rumah tangga dan bisnis sekaligus.  Rasanya tidak ada alasan untuk tidak bisa memanage keduanya sekaligus bila kita menyadari bahwa kita diberikan “kelebihan multi tasking” secara alami olah Yang Maha Pencipta.  Jadi, kenapa masih beralasan “tidak bisa”????……. Tanyakan …kennapaaa???… J  

Semoga memberi semangat….   

Wassalam

Izha yusmal

http://izhayusmal.wordpress.com

owner www.mycozee.com

 

Maret 15, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | inspiring words | | & Komentar

Action Saweran…tda semarang…:)

 

Kemarin, hari minggu, tanggal 9 Maret 2008, rekan2 tda semarang berkumpul di rumah saya untuk pembahasan masalah kerjasama dengan pihak JRU sebagai mitra, yaitu pelaksanaan suatu event bersama yang akan didukung oleh organisasi2 besar skala propinsi/nasional.  Konsep, teknis dan detail dibahas secara terperinci…dan HOALAA….ada action spontan yang mengejutkan…apaan tuuh..?

 

Seperti halnya terjadi pada setiap pertemuan tda semarang sebelumnya, kali ini kami pun mengukir progress yang cukup baik dan sesuai yang diharapkan.

Pembahasan proyek bersama dengan JRU mengalir begitu saja …sehingga tanpa perlu di argumentasikan kesiapannya, rekan2 tda semarang yang saat itu hadir …. Kompak bersama2 beraksi menggalang dana saat itu juga.  Action SAWERAN!!!…haaaa…

 Action nekat yang berani dan tentu saja bertanggung jawab karena sudah diperhitungkan bersama. :D……Halah, semua sudah mulai “nekat” nih…heheh Manjuuuurrrr kompornyaa…hehehe

 

 

Aksi spontan ini, kami kemas dalam bentuk pembelian saham kepemilikan usaha…yang tiap lembarnya di hargai Rp. 100.000.  Jumlah lembar saham yang terkumpul saat itu, sebanyak 80 lembar saham, persis sesuai dengan jumlah kesepakatan bermitra dengan JRU..… Ternyata dengan semangat kebersamaan, semua yang berat jadi lebih ringan…terbukti hari ini…. Satu masalah telah terpecahkan .. :) sip!!

 

 

 

 

Pelaksanaan event besar ini, insya Allah  akan diselenggarakan di gedung Java Desain Centre, semarang..tanggal 19-20 April 2008.  Dibuka dan ditutup oleh kepala KADIN jawa tengah.  Dan akan didukung pula oleh HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia).  Saat ini kami sedang  membentuk team kerja untuk menangani proyek ini secara lebih terkoordinir, sehingga  kedua belah pihak TDA dan JRU bisa bekerjasama secara professional.   

 

Proyek event ini adalah suatu sarana pembelajaran yang akan sangat berarti bagi kami member tda semarang, juga sebagai investasi jangka panjang untuk kepentingan bersama.…karena selain berkesempatan untuk belajar me-running suatu event bersama dengan pihak yang lebih expert, kami juga bisa memperkenalkan TDA-Semarang kepada pihak2 lain yang kelak akan bisa bersinergi dan saling berkontribusi.  Bagi JRU tentunya dengan melebarnya aura positif bersama TDA secara online akan semakin melebarkan sayap distribusi yang selama ini hanya dalam lingkup ofline.   Simbiosis Mutualisme… Untuk itulah misi kerjasama ini kami bina….semoga sesuai dengan harapan.

 

Action nekat ini disepakati bersama oleh para member tda yang hadir hari ini:.. pak wawang, pak tito, pak adinda, pak wawal, pak sakir, pak albert, pak nur, pak zaky, mas dimas, mba listy, mba naming, mba lisa, mba erna dan saya sendiri, izha,  selaku tuan rumah.

 

Selanjutnya,  tunggu cerita saya selanjutnya ya?… Ini dia para member yang nekat itu… :)

 

 

picture-050.jpg

 

 

Salam,

 

Izhayusmal

Ihttp://izhayusmal.wordpress.com

owner www.mycozee.com

 

 

 

 

Maret 10, 2008 Ditulis oleh izhayusmal | TDA-semarang | | Belum Ada Tanggapan