Milad2 TDA…. sebuah review (1)

Standar

Adzan subuh terdengar sayup-sayup dikejauhan, memberikan saya tambahan semangat untuk segera bangun dari tidur singkat saya pagi itu.  Maklum, sehari sebelumnya saya menghadiri acara keluarga yang baru berakhir tengah malam.  Rasa kantuk yang sangat masih tertinggal di kepala saya, tapi saya kuatkan diri untuk segera bergegas bersiap-siap Karena moment ini memang sudah saya nanti2kan sejak sebulan terakhir sejak saya menjadi anggota TDA.           

Setelah sholat subuh, segera saya persiapkan kebutuhan daffa, putra saya yang masih berusia 3,5th. Kemudian saya segera bersiap.  Jam menunjukkan pukul 6.15 wib saat mobil saya keluar dari pintu gerbang rumah orang tua saya untuk menuju hotel ibis tamarin, dimana tempat suami saya menginap malam itu setelah 2minggu sebelumnya berada di jati luhur untuk menjalani rangkaian pelatihan managerial dari kantornya.  Kebetulan sekali, lokasi hotel ibis yang terletak di jalan kebon sirih itu hanya berjarak kurang dari 1km saja dari gedung BSM tempat diselenggarakan milad 2 TDA.  Sungguh suatu kebetulan yang menyenangkan…         

Jalan menuju hotel kami lalui dengan berputar2, karena banyak ruas jalan yang ditutup untuk acara yang diadakan presiden SBY di sekitar monas.  Jam menunjukkan jam 7.15 saat saya sudah berada di lobby hotel ibis tamarin.  Ngobrol2 sebentar dengan suami, sambil menemani daffa menikmati sarapan paginya, tepat jam 8.20 saya pamit kepada keduanya untuk pergi ke gedung BSM.          

Sampai di lobby, saya sudah ditunggu oleh pak ichsan dari jogja, sponsor saya di komunitas TDA.  Kami memang janjian ketemu di lobby sebelum akhirnya naik ke lantai 11 bersama-sama.  Beliau begitu ramah, sehingga saya tiidak ingat lagi bahwa itulah pertamakali kami berjumpa.  

Pendaftaran ulang sangat tertib, dengan meyerahkan copy undangan dan bukti transfer, kamipun dibagikan kantung cantik berisi beberapa exemplar informasi dan majalah.  Lalu kami dipersilahkan untuk masuk ke ruang coffee-break, dimana telah tersedia minuman dan kue untuk para tamu undangan.  Terlihat sangat terorganisir dengan baik, hmmm….awal yang sangat sempurna, bathin saya.         

Karena saya sudah sarapan di hotel, maka saya hanya mengambil secangkir teh hangat lalu menepi di salah satu sudut ruang untuk mengamati wajah2 disekitar.  Saya baru tersadar, pak ichsan sudah tidak saya lihat disekitar saya, cukup lama saya celingukan saja mencari wajah2 yang mungkin saya kenali atau mengenali saya….sayang….tidak ada… L  Menyesal sekali saya baru tersadar, bahwa saya lupa membawa kacamata minus saya, sehingga saya tidak dapat melihat dengan jelas wajah2 tersebut dalam jarak yang cukup jauh.         

Tidak menunggu lama setelah saya menghabiskan isi cangkir saya, segera beranjak menuju ruang utama.  Saya tehenyak melihat banyaknya jumlah kursi yang terjajar dalam ruang utama, berbaris rapat2 dalam 4 lajur memenuhi ruang hingga mendekati pintu masuk.  Baru kemudian saya ketahui, bahwa jumlah kursi yang tertata itu berjumlah lebih dari 450 buah….Luar biasa….  Saat saya mendaftar saya ada di urutan 241 dan saya fikir saya adalah termasuk orang terakhir yang mendaftar karena baru bergabung beberapa minggu sebelumnya.         

Teringat bahwa saya lupa membawa kacamata, saya pilih kursi yang dekat dengan panggung dan layar, agar bila ada tulisan yang harus saya baca atau wajah yang harus saya ingat, saya cukup mudah melihatnya….tanpa saya sengaja, ternyata saya duduk di deretan kursi yang kemudian juga dipilih oleh para tokoh di milis TDA, seperti pak wuryanano, pak roni yuzirman, pak bambang, pak adib, pak hertanto, dan bahkan pak haji alay yang tersohor itu…mereka duduk tepat di depan saya yang berada di deretan ke tiga….  Sungguh suatu kebetulan (lagi) yang menyenangkan…Betapa tidak, tiap ada anggota yang mau berfoto dengan para tokoh tersebut, wajah saya juga ikut menjadi backgroundnya sih…hehe…  

Iklan

About izhayusmal

My name is izha yusmal, family used to call me izha. Born at jakarta, may 9th 1973. Graduated in 1997 from Trisakti University (jakarta), continuing Magister of Management Labora University. I love to socializing and gather with positive-minded persons, thats why i became "the provocator" in a business community called "Tangan Diatas-Semarang" in 2008. In this blog, i want to inspire as many people as i could and encourage them to find their own positive energy...

2 responses »

  1. Bu Fauziah, sayang kita nggak bisa ketemu lagi di Milad TDA, saya datangnya agak telat jadinya dapat kursi di belakang.

    Selamat beraktifitas kembali di Semarang ya Bu, mudah2an dg semangat yg diperoleh di Milad TDA usahanya bisa tambah kuenceng lagi…

    Wassalam
    Fuad Muftie

  2. Terimakasih pak fuad… Iya, saya mencari2 pak fuad kemarin, wah kayak anak ilang aja nih..hehehe… Tapi gak papa, saya cukup nekat untuk duduk sendiri dideretan ketiga dari depan….hasilnya lumayanlah, ada wajah saya di blog pak roni sebagai background pak wuryanano…:D
    Mohon maaf gak sempat pamitan nih pak…kemarin saya sibuk ngubek-ngubek tanah abang untuk hunting produk… Alhamdulillah semua ok. Salam untuk ibu dan putra putrinya yang lucu2….

    Wassalam
    Fauziah Yusmal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s