Langkah awal menuju sukses adalah…Memulainya

Standar

         Sewaktu masa kuliah, saya pernah menjalankan bisnis bersama teman2… simple sekali idenya…. untuk mengisi waktu luang saat libur menjelang lebaran….  Didera ragu dari beberapa teman, saya putuskan untuk cepat memulainya dengan mengumpulkan dan membentuk team.  Dalam hitungan jam, kami merumuskan konsep bisnis apa yang mau kami jalankan, 10 orang mahasiswa di umur 18-22tahunan dengan latar belakang pendidikan yang beragam… dalam hitungan hari kami sudah memiliki kartu nama yang diprint dari komputer pribadi dan proposal sederhana untuk diajukan pada calon konsumen.  Konsep Bisnis apa sih? Bisnis itu adalah Pelayanan Parcel/Hantaran Lebaran & Natal….

             Dengan kerja team, berjumlah 10 orang, kami menyebar proposal ke beberapa kenalan orang tua kami, dan hasilnya dalam beberapa hari hitungan sebelah tangan telah terkumpul jumlah orderan parcel mencapai 14buah dengan berbagai kriteria dan harga…  Bisnis berlangsung lancar, proses pembelian, pengelompokan, peracikan, penataan, pembungkusan, dan pengiriman kami lakukan tidak lebih dari 10hari saja….  Intinya, walau terjadi konflik disana sini, tapi endingnya cukup memuaskan, modal awal kami masing2 yang hanya 50rb, berkembang menjadi 127rb hanya dalam waktu kurang dari 2minggu… Bukan nilai yang besar memang, karena tiap hari, kami jalani dengan fun sambil jalan2 dan makan2 di tempat2 favorit…intinya cost produksinya lebih besar dari yang seharusnya karena sifat FUN itu tadi…hehehe

              Saat itu, tahun 1997, saya sangat bersyukur luar biasa… karena berhasil memimpin 9 orang yang berbeda karakter dan sungguh berisiko terpecahnya persahabatan karena konflik2…tapi hal negatif tersebut tidak pernah terjadi malah kami semakin kompak dan semakin akrab saja, justru inilah yang paling saya syukuri, melebihi dari apapun…. 

              Berdasarkan pengalaman tersebut, tahun2 berikutnya bisnis itu saya teruskan dan kerjakan dengan berganti2 rekan bisnis, walau saat itu saya juga sudah bekerja sebagai tenaga asisten dosen di kampus dan pada suatu perusahaan swasta.  Bukan karena teman2 saya yang 9 orang itu tidak mau saya ajak ikut serta, tapi karena mereka sudah mulai sibuk dengan aktifitas lain yang lebih diprioritaskan, maklum mereka sudah dikejar target untuk lulus dan bekerja, sedang saya sudah lulus duluan…  Akhirnya, saya putuskan untuk mengerjakan sendiri dengan mencari partner bisnis lain yang bisa diajak bekerjasama.  Dan keputusan itu baru saya realisasikan hanya 2minggu sebelum hari Raya, jadi saya langsung gerak cepat.  Saya mulai lagi dari awal dari membuat kartunama, proposal, menyebarkan, meloby, negosiasi, hingga merancang parcel…  Grafik omzet terus meningkat dari tahun 1998 order hanya 7juta hingga di tahun 2001 order berhasil mencapai nilai 46juta untuk 34 parcel.  Saya saat itu hanya mengerjakannya bersama 1-2 sahabat wanita saya saja ditambah tenaga2 honorer penata dan pengantar yang saya bayar per paket…3 hari 3 malam bergadang, tapi hasilnya sangat memuaskan…bayangkan!  hanya 3hari kerja rodi penghasilan kami melebihi gaji manager…hehehe.. 

               Dari pengalaman2 berbisnis parcel sendiri tiap tahun tersebut… saya mengambil kesimpulan… apa sih yang membuat kesuksesan berbisnis parcel tersebut?  Diluar pengetahuan dasar mengenai seni dan networking, ada satu hal yang sangat menentukan kesuksesan itu…yaitu Action.  Ya benar, langkah awal menuju kesuksesan adalah…memulainya.  Kalau saat itu saya tidak ambil keputusanuntuk memulainya, pasti order akan diambil orang lain…  Kalau sat itu saya tidak memutuskan untuk melanjutkannya, pasti juga order diambil orang lain… Jadi, pembaca….tunggu apalagi.  Lihat peluang disekitar anda, lalu cepat ambil keputusan untuk memulainya…. dan kemudian nikmati proses dan perbaiki kekurangan disana disini….  Beri anda sendiri waktu untuk berproses, dan anda akan nikmati hasilnya tidak terlalu lama setelah anda memulainya.

So,….get a real action,  friend!   🙂

salam

FY

https://izhayusmal.wordpress.com

Iklan

About izhayusmal

My name is izha yusmal, family used to call me izha. Born at jakarta, may 9th 1973. Graduated in 1997 from Trisakti University (jakarta), continuing Magister of Management Labora University. I love to socializing and gather with positive-minded persons, thats why i became "the provocator" in a business community called "Tangan Diatas-Semarang" in 2008. In this blog, i want to inspire as many people as i could and encourage them to find their own positive energy...

4 responses »

    • @rofiatun wahid….. selamat ibu, ketertarikan saja sudah merupakan modal untuk melangkah menjadi wirausaha di bidang parcel… step awal tentunya perbanyak survey, bu…..baik survey harga komoditi hingga trend2 yang sedang berkembang. Temukan tempat2 yang menyediakan perlengkapan dan komoditi yang paling masuk budget yang ibu rencanakan… step kedua buatlah sample produk parcel dengan range harga yang telah ibu hitung berikut ongkos kirim, dalam bentuk katalog/brosur……step ketiga sebarkan brosur ke perkantoran/lembaga/yayasan/dsb, dan follow up….. semoga berhasil ibu, doa saya menyertai ibu…. salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s