Multi Tasking,… unggulan wanita?

Standar

Beberapa hari terakhir ini saya sangat disibukkan oleh beberapa hal urusan yang harus saya selesaikan diwaktu yang bersamaan.….bahkan tiap online,  saya bisa chatting dengan 5-8 orang sekaligus…bukan conference yang membahas masalah dan focus tertentu, tapi chatting person to person di 5-8 window chatt sekaligus dengan topik pembicaraan yang berbeda-beda… Tidak jarang saya salah menuliskan beberapa kata jawaban untuk seseorang yang terkirim di window chatt orang lain…heheh…. Salah satu yang terkena imbas adalah pak Roni Yuzirman yang sedang online dan chatt dengan saya, yang jadi terheran2 karena tiba2 saya kasih cibiran 😛 di tengah2 pembicaraan serius kami…heheh…”ups, salah kirim”..begitu ralat saya… untung saja beliau maklum setelah saya beritahu ada 5 window chatt lain selain dengannya saat itu…heheh…  Beliau hanya berujar ……”multitasking” 

Hmmm…multi tasking, …apa itu? 

Multi tasking adalah suatu kemampuan seseorang untuk focus kepada beberapa hal sekaligus atau kemampuan untuk melaksanakan beberapa tugas sekaligus.   Kenyataannya,  para wanita memang diakui memiliki kemampuan ini dibandingkan para pria.  Dari yang pernah saya baca, telah diteliti secara ilmiah, bahwa diantara otak kanan dan kiri tiap manusia ada semacam jembatan penghubung.  Bagi para pria, jembatan penghubung ini secara alami akan mengalami penyempitan sesuai dengan usia yang semakin bertambah.  Namun hal itu tidak berlaku bagi para wanita, jembatan penghubung itu akan tetap pada ukuran dan dimensinya.  Hal ini menjelaskan kenapa para wanita dapat berkonsentrasi kepada beberapa hal sekaligus dibandingkan pria. Kalau mau jujur, kemampuan multitasking itu memang benar2 dibutuhkan kaum ibu.Mungkin itulah mengapa Allah menciptakan kemampuan multitasking itu lebih condong kepada para ibu….Bayangkan, selagi menggendong si kecil di pundak, tangan kanan memasak, tangan kiri memegang telfon, terhenti sebentar untuk menyuapi makan si kakak, kemudian melanjutkan aktifitas masak dan berbicara di telfon, masih sempat menegur pembantu yang lalai, sambil mendengarkan berita dari radio, dan mata yang tetap menatap layar TV, membuat laporan keuangan, sambil membuat essay ujian….…heheh…terdengar hiperbola ya?  Yah…bisa saja  memang ada seorang ibu yang mampu melakukannya sekaligus,kan?  Saya yakin diluar sana ada super mom yang mampu melakukannya, …kalau saya sih mungkin hanya 4 diantaranya saja…. J  hehe 

Sebenarnya kemampuan multitasking  bukanlah sesuatu yang luar biasa. Saya juga mengenal beberapa pria yang memiliki kemampuan multi tasking, mampu memanage beberapa usaha dan kegiatan sekaligus,  walau biasanya urusan mengurus rumah tangga tidak termasuk dalam daftar kegiatannya….:)….hehe… 

Dan saya semakin menyadari, kemampuan ini seharusnya sudah dibiasakan sejak dini, bahkan sejak usia anak2 …. Karena sesungguhnya, kemampuan itu dapat di asah dan dikembangkan individu masing2, tidak melihat apakah ia wanita ataupun pria.   

Bagi para ibu rumah tangga,…  Sadarilah potensi anda.  Kemampuan multi tasking tidak diciptakan Allah untuk di sia-siakan.  Gunakan kemampuan ini untuk mengoptimalkan urusan2 rumah tangga dan bisnis sekaligus.  Rasanya tidak ada alasan untuk tidak bisa memanage keduanya sekaligus bila kita menyadari bahwa kita diberikan “kelebihan multi tasking” secara alami olah Yang Maha Pencipta.  Jadi, kenapa masih beralasan “tidak bisa”????……. Tanyakan …kennapaaa???… J  

Semoga memberi semangat….   

Wassalam

Izha yusmal

https://izhayusmal.wordpress.com

owner www.mycozee.com

 

Iklan

About izhayusmal

My name is izha yusmal, family used to call me izha. Born at jakarta, may 9th 1973. Graduated in 1997 from Trisakti University (jakarta), continuing Magister of Management Labora University. I love to socializing and gather with positive-minded persons, thats why i became "the provocator" in a business community called "Tangan Diatas-Semarang" in 2008. In this blog, i want to inspire as many people as i could and encourage them to find their own positive energy...

4 responses »

  1. Bu Fauziah

    Berdasarkan penelitian, Otak (sadar) manusia bisa menerima dan mengolah 7 plus/minus 2 sinyal sekaligus dalam satu waktu. Kalau lebih dari itu akan ada sinyal lain yg dikorbankan tidak direspon / di-delet, atau mungkin akan tidak sadarkan diri (sama spt hipnotis).

    Memang benar wanita/perempuan diberi banyak kelebihan dibanding pria. Salah satu contohnya kemampuan peripheral vision wanita 30% lebih luas dari pria, kemudian naluri dan perasaan juga lebih sensi.

    Sukses ya Bu, selamat ber-multi tasking asal jangan sampai multi-user ya Bu, he.. he.. he.. (Maaf bercanda lho!)

    Fuad Muftie

  2. Pak fuad muftie….
    Hehe…senang ada pria yang setuju dengan “kelebihan” wanita….
    maturnuwun, suhu…:) salam untuk ibu fuad yang saya yakin juga wanita tangguh yang mampu ber-multi tasking…heheh

    Salam,
    izhayusmal

  3. Bu Fauziah,
    Salam kenal..Oh, gitu bu ya, saya juga sedang cari gimana sih ya caranya agar saya (mahasiswa angkatan akhir, yang nyambi kuliah, dan belum lulus juga, laki-laki lagi, hehe) bisa jadi multi tasker seperti ibu-ibu (especially to my mom) she indeed a great mother, rasing 2 children (all of us is male :))and untill now, in the age above 50, she still a great mom, friends, and a guider for me and my brother..

    Btw, gimana caranya biar bisa jadi multi tasker yang baik layaknya seorang ibu ya?? masalahnya saya adalah pejantan..

    Warm regards,

    ali

  4. izha@Ali…. salam kenal mas Ali…wah sebentar lagi lulus kuliah ya?…good luck, mas! Semoga setelah lulus cepat bisa berkontribusi menjadi pembisnis yang multitasking seperti ibu anda…:) What a lucky mom she is, having a blessing son like you….indeed. Salam hormat untuk beliau…
    Wah, saya jg masih menguji cobakan pelatihannya pada anak saya, mas…umur 4 tahun….jadi belum bisa membuktikan apa-apa…heheh. Saya percaya semua bisa melakukan baik pejantan maupun betina…loo, mang kita ayam apa ya?..hehe
    Yang jelas, ada pepatah “semua bisa karena biasa”…jadi biasakan saja diri mas Ali untuk melakukan 2-3-4- dst pekerjaan sekaligus secara “fokus”…
    Sebagai penambah daya konsentrasi yang efektif, seimbangkan otak kanan dan kiri dengan beraktifitas bersama2…misal saat mas ali membaca buku teori yang sulit, iringi dengan musik yang halus atau instrumen ringan. ( Lihat tulisan saya di “Otak Kanan Otak Kiri…Apa Bedanya?” ).
    Semoga bisa membantu mas Ali menjadi multi tasker yang handal….salam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s